Visitasi Pendirian Prodi Doktor Ilmu Komunikasi Fikom Unisba


KOMHUMAS-Dalam rangka pendirian program studi (prodi) Doktor Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Islam Bandung (Unisba) menerima kunjungan dari Direktur Kelembagaan Dirjen Dikti Kemendikbud dan tim evaluator dalam rangka visitasi.

Rombongan diterima langsung oleh jajaran pimpinan Yayasan, Universitas, Lembaga dan Fikom Unisba di Gedung Pascasarjana Unisba, Kamis (17/02).

Adapun tim visitasi Dit. Kelembagaan Kemendikbud terdiri dari Deny Kurniawan, Prof. Dr. H. Engkus Koswarno, M.S., dan Prof. Suwarno.

Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., mengatakan, pendirian prodi ini merupakan cita-cita Unisba yang terangkum dalam Rencana Induk Pengembangan (RIP) dan Statuta.

“Kami berusaha mengembangkan terutama prodi pascasarjana, salah satunya S3 yaitu Doktor Ilmu Komunikasi. Kami men-support dan mendukung inisiatif dari Fikom untuk mengajukan pendirian Doktor Ilmu Komunikasi,” ujarnya.

Rektor mengungkapkan, dalam visitasi ini akan memberikan keterangan sebenar-benarnya, tidak lain dari yang sebenarnya. Disamping itu, Rektor memberikan ruang bagi tim evaluator untuk melakukan peninjauan secara fisik jika diperlukan mengenai apa yang tertulis dalam borang.

“Tidak ada yang kami sembunyikan. Semuanya transparan karena itu sikap yang harus ditampilkan dalam segala hal,” ungkapnya.

Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T., menyambut baik dan mendukung pendirian prodi ini dengan memberikan rekomendasi kepada Dirjen Dikti Kemendikbud.

Harapannya, proses pendirian prodi ini dapat berjalan lancar, persyaratannya terpenuhi, serta hasil asesmen lapangan mencukupi sehingga segera diterbitkan izin pendiriannya.

Sementara itu, Direktorat Kelembagaan Dirjen Dikti Kemndikbud, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., menilai, situasi Unisba saat ini sudah kondusif untuk mendirikan prodi Doktor Ilmu Komunikasi, hanya perlu meningkatkan lagi mutu akreditasi menjadi unggul. Meski menurutnya, izin pendirian mutlak dari hasil penilaian dari tim evaluator.***

Asesmen Lapangan Daring Pendirian Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker


Pada tahun 2015, Universitas Islam Bandung sudah mulai mempersiapkan pendirian program studi yaitu Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), dan pada tahun ini Unisba melaksanakan kegiatan asesmen lapangan dalam rangka pendirian Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker. Kegiatan asesmen lapangan tersebut dilaksanakan secara daring pada hari Senin, 23 Agustus 2021 melalui zoom meeting.

Dalam kegiatan tersebut Unisba turut mengundang Ketua Yayasan, Sekretaris Yayasan, Wakil Sekretaris Yayasan, Bendahara Yayasan, Wakil Bendahara Yayasan, Rektor, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Dekan Fakultas MIPA, Tim Pendirian PSPPA, Ketua BPM, Kabag. Akademik dan Karir Dosen, Kabag. Kemahasiswaan, Alumni dan Peningkatan Ruhul Islam, Kabag. Pengembangan SDM dan Administrasi Umum, Kabag. Pusat Pengembangan Sistem Informasi dan Teknologi (PSITEK), Kabag. Keuangan, Kabag. Kerjasama, Kabag. Komunikasi, Informasi dan Promosi, Kepala UPT Perpustakaan, Kepala UPT Pelayanan Kesehatan, Kepala UPT E-Learning, serta Penanggung Jawab Lab CBT.

Adapun Tim Evaluator pada Asesmen Lapangan Pendirian Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker tersebut, yaitu:
1. Dr. Soetrisno Soemardjo, M.A. (Direktur Akreditasi LAM-PTKes);
2. Dr. apt. Maria Immaculata Iwo (KK Farmakologi-Farmasi Klinik ITB); dan
3. apt. Azis Saifudin, Ph.D. (Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Unisba berharap setelah izin pendirian prodi pendidikan profesi apoteker ini keluar, pihak pengelola harus mampu menjalankan amanahnya sesuai target.